Dipilih Lagi oleh PSSI, Indra Sjafri Tak Takut Kehilangan Jabatan

Abadikini.com, JAKARTA – Indra Sjafri terbilang langganan keluar-masuk menangani tim nasional Indonesia usia muda. Sempat merasakan dua kali pemecatan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) seolah kesulitan mencari sosok pengganti pelatih berusia 56 tahun itu untuk menjadi arsitek Garuda Muda.

Untuk kali ketiga, Indra duduk sebagai pelatih Timnas. Kali ini levelnya naik ke pemain di bawah usia 23 tahun alias Timnas U-23. Target pun sudah dipatok. PSSI ingin Timnas bermain di putaran final Piala Asia U-23 pada 2020 dan membawa pulang medali emas di SEA Games Manila 2019.

Indra menilai pemecatan terhadap pelatih sepak bola lumrah terjadi. Mantan pelatih Bali United itu tidak merasa sakit hati dipecat federasi saat menangani U-19 di kualifikasi Piala Asia 2018. Ia pun menegaskan tidak takut kehilangan jabatan.

“Saya ikhlas. Kalau sakit hati saya tidak balik lagi (ke Timnas),” kata dia kepada Tempo, Rabu, pekan lalu.

PSSI sempat dua kali memberhentikan kontrak Indra Sjafri di tengah jalan. Pemecatan pertama terjadi saat Timnas U-19 era Evan Dimas tampil buruk di Piala Asia U-19 2014. Pemberhentian kedua dilakukan ketika Timnas U-19 kalah di kualifikasi Piala Asia 2018.

Namun federasi mengembalikan kursi pelatih Timnas U-19 ke Indra. Hasilnya, Egy Maulana tampil mengejutkan di Piala Asia 2018 dengan mencapai babak perempat final. Penampilan moncer U-19 di Piala Asia 2018 nampaknya jadi alasan federasi kembali menunjuk Indra menangani Timnas U-23.

Indra Sjafri mengaku tidak tahu secara pasti alasan PSSI kembali memberi kepercayaan melatih Timnas U-23. “Mungkin dianggap mampu,” ucapnya.

  • 38
    Shares
Editor
Novel Damapoli
Sumber Berita
Tempo
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button