Panglima Hadi Tjahjanto: Dwifungsi TNI Adalah Masa Lalu

Abadikini.com, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan dwifungsi ABRI adalah masa lalu. Menurut dia, tidak ada rencana TNI untuk mengaktifkan dwifungsinya.

“Itu (dwifungsi ABRI) sudah ke laut, sudah hilang. Sudah tidak ada lagi dwifungsi ABRI,” kata Hadi di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3). Seperti diberitakan Antara.

Menurut dia, dwifungsi ABRI adalah sejarah masa lalu yang tidak akan lahir kembali. Dia menegaskan saat ini TNI lebih profesional.

Hadi menegaskan penempatan personel TNI di kementerian atau lembaga sudah diatur dalam Undang-undang 34 Tahun 2004 tentang TNI, di mana prajurit TNI aktif bisa menduduki jabatan di 10 kementerian dan lembaga negara.

“Saat ini kenyataannya tidak hanya 10 kementerian dan lembaga, tapi ada 12 kementerian dan lembaga,” kata Hadi.

Dia mengatakan, ada dua lembaga itu lahir setelah Undang-undang TNI lahir dan sudah diduduki oleh TNI aktif, yakni Bakamla dan BNPB.

“Kedua lembaga itu memerlukan keterlibatan TNI dalam melaksanakan tugas pokoknya,” katanya.

Begitu juga pada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang perlu keterlibatan TNI di perbatasan dalam upaya melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dengan adanya perubahan nama lembaga seperti Basarnas yang berubah menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) dan Lemsaneg yang berubah menjadi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), maka perlu dilakukan perbaikan nomenklatur sehingga UU TNI perlu direvisi.

“Tetapi, saat ini ketakutannya begitu tinggi, takut dwifungsi ABRI akan lahir kembali. Tidak seperti itu,” tegas mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) ini.

Dia menambahkan, UU TNI perlu disesuaikan agar tidak hanya menjawab tugas pokok TNI, tetapi juga untuk mengakomodir kebutuhan personel TNI di dua lembaga baru itu, yakni Bakamla dan BNPB.

Dia menegaskan, TNI berkomitmen untuk menjaga demokrasi dan tidak ada niatan untuk kembali mengaktifkan dwifungsi ABRI.

“Itu langkah mundur. Saat ini, TNI sudah profesional. Kita akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat,” kata dia.

Editor
Muhammad Saleh
Sumber Berita
Antara

Baca Juga

Back to top button