Yusril dan Caleg PBB Dialog Persoalan Tanah dengan Warga di Kampung Sawah Indah Cakung

Abadikini.com, JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) terus lakukan pembelaan terhadap rakyat kecil dalam menghadapi setiap persoalan-persolan hukum, sosial dan lainya. PBB dalam menghadapi pemilu 2019 menggunakan tagline atau jargon “Bela Islam, Bela Rakyat dan Bela NKRI”.

Segenap caleg dan kader PBB di seluruh Indonesia dalam menghadapi Pemilu kali ini terus gencar lakukan sosialisasi dari kampung ke kampung diseluruh pelosok negeri ini.

Hal ini dilakukan secara terus menerus dan berdialog dengan rakyat, mendengar, menjaring dan mencari solusi persoalan-persolan rakyat. Dengan harapan pada Pemlu 2019 ini PBB dapat kembali meraih suarah rakyat yang signifikan dan akan kembali miliki Fraksi di DPR RI dan juga di tingkat DPRD Provinsi serta DPRD Kab/Kota di Seluruh Indonesia.

Salah satu kegiatan berupa dialog sekaligus sosialisasi PBB dilakukan oleh Caleg DPR RI dapil Jakarta Timur, Dra. Hj. Andi Nurul Djannah beserta caleg DPRD Provinsi DKI Jakarta Israr Bahar yang juga Ketua DPC PBB Jakarta Timur, serta hadir juga caleg DPRD Provinsi DKI yang juga Ketua Umum Muslimat Bulan Bintang (MBB) Hj. Ramdhyana Nuzul Qadrina dan celeg PBB lainya.

Dalam dialog tersebut, DPC PBB Jakarta Timur menghadirkan ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra sebagai pembicara, selain sosialisasikan PBB, Yusril juga berdialog dengan warga di Kampung Sawah Indah, Cakung soal persoalan hukum atas tanah-tanah mereka.

“Dialog penyelesaian sengketa tanah warga di Kampung Sawah Indah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur hari ini Jum’at 1 Maret 2019,” kata Yusril dalam rilisnya.

Suasana Dialog Yusril, Caleg PBB dan Warga Kampung Sawah Indah, Cakung, Jakarta Timur, Jumat, (1/3/2019)

Diketahui, sebelumnya  Yusril juga berdialog  dengan warga 11 RT di kantor RW Kampung Sawah guna membahas satus hukum lahan warga, yang sebelumnya data-data persoalan tanah tersebut telah diserahkan ke Yusril pada Jumat pekan lalu.

“Rapat dengan Ketua 11 RT di Kantor RW Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara bahas masalah 1000 lebih lahan warga yang hingga kini tidak jelas statusnya,” kata Yusril dalam keteranganya yang diterima redaksi Abadikini.com, Senin (25/2/2019) malam.

Editor
Muhammad Saleh

Baca Juga

Back to top button