Indonesia Resmi Mencalonkan Sebagai Anggota Dewan HAM PBB

Abadikini.com, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyampaikan pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2020-2022 pada pertemuan Tingkat Tinggi Sidang Dewan HAM PBB (DHAM) 2019.

Baca Juga

Menlu Retno menghadiri sidang DHAM PBB sesi ke-40 di Markas PBB, Jenewa, Swiss. Sidang berlangsung pada 25 sampai 28 Februari 2019.

Dalam peluncuran pencalonan itu, Menlu Retno menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra terpercaya bagi demokrasi dan keadilan sosial, dia juga menuturkan bahwa saat ini situasi HAM dunia sedang menghadapi tantangan besar, dimana pelanggaran HAM terus meningkat akibat berbagai konflik dan instabilitas.

Menlu Retno menyampaikan bahwa kepentingan politik sesaat di berbagai pelosok dunia, telah mengurangi nilai-nilai toleransi, rasa hormat, dan inklusivitas di masyarakat, yang merupakan nilai-nilai penting HAM, dimana Palestina menjadi salah satu dampaknya, bahkan penghormatan terhadap hak dan kebebasan dasar bagi rakyat Palestina juga masih belum didapatkan.

“Di Palestina, kebebasan dan HAM dasar rakyat belum dipenuhi, oleh karena itu Indonesia tidak akan pernah berhenti memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” tegas Menlu Retno dalam keterangan tertulis, Rabu (27/2).

Oleh karena itu, Menlu Retno menyatakan untuk menghadapi situasi HAM dunia saat ini yaitu semua negara harus berkontribusi untuk membuat situasi HAM global lebih baik, terlebih Indonesia mencalonkan diri untuk menjadi anggota Dewan HAM periode 2020-2022, yang pemilihannya akan dilakukan pada bulan November 2019.

“Sebagai salah satu negara yang menjadi anggota pendiri (founding member) Dewan HAM PBB, Indonesia akan aktif berkontribusi memajukan HAM, memberikan semangat baru, sinergi, dan energi dalam pemajuan HAM Global,” ujar Menlu Retno.

Back to top button