Bocah Lelaki 13 Tahun Sukses Bikin Reaksi Nuklir di Rumahnya Sendiri

Abadikini.com – Seorang bocah berusia 13 tahun jadi salah satu orang paling muda di dunia yang berhasil ciptakan reaksi nuklir. Jackson Oswalt, bocah asal Tennessee, Amerika Serikat, itu menciptakan reaksi nuklir di rumahnya sendiri pada 2018 lalu, saat ia berusia 12 tahun.

Kesuksesannya itu diakui oleh The Open Source Fusor Research Consortium, grup para pencinta nuklir. Oswalt berhasil menciptakan reaksi nuklir itu di rumahnya.

Bocah lelaki itu mengubah ruang bermainnya menjadi sebuah laboratorium nuklir lengkap dengan peralatan seharga 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp 139 juta. Peralatan itu menggunakan 50 ribu volt energi listrik untuk memanaskan gas deuterium dan memadukan intinya untuk mendorongnya melepaskan energi.

Jadi, Jackson berhasil menggabungkan dua atom dari gas deuterium di inti plasma reaktor buatannya.

Jackson Oswalt Foto: Jackson Oswalt

“Awalnya hanya untuk mempelajari bagaimana orang lain membuat reaktor fusi mereka,” ujar Jackson sebagaimana dikutip dari The Guardian.

“Setelahnya, saya menyusun sendiri bagian-bagian yang diperlukan. Saya bisa mendapatkan bagian-bagian utama dari eBay dan sering juga bagian yang saya dapat dari eBay bukan yang benar-benar saya butuhkan. Jadi saya harus memodifikasinya untuk bisa mendapatkan bagian yang saya perlukan untuk proyek ini,” tambah Jackson.

Tapi hasil karyanya ini masih belum dikonfirmasi oleh peneliti lain. Jadi kita masih harus menunggu sampai ciptaan Jackson bisa dibuat ulang dan hasilnya dipublikasikan di sebuah jurnal sains.

Peralatan pembuatan rekasi nuklir Jackson Oswalt Foto: Jackson Oswalt

Ayahnya, Chris Oswalt, mengatakan kepada USA Today bahwa sulit untuk mempercayai hasil karya anaknya sampai orang melihatnya sendiri.

Sementara itu, Jason Hull, salah satu admin di situs The Open Source Fusor Research Consortium, mengatakan kepada Science Alert bahwa Jackson telah masuk ke dalam daftar penemu fusi grup tersebut.

Jackson bukan yang pertama dalam berkreasi mengembangkan proyek seperti ini. Sebelumnya ada Taylor Wilson, yang berhasil menciptakan fusi nuklir pada usia 14 tahun.

Wilson secara resmi merupakan orang termuda di dunia yang berhasil menciptakan fusi nuklir karena ia mengerjakannya di University of Nevada, Amerika Serikat. Jika hasil kerja Jackson bisa dibuktikan dalam suatu jurnal, maka Wilson bisa tergusur sebagai orang termuda di dunia yang berhasil menciptakan fusi nuklir.

Editor
Selly
Sumber Berita
Kumparan

Baca Juga

Back to top button