Kampanye Terakhir, Trump Cegah Kekalahan di Pemilu Sela

Abadikini.com, AMERIKA SERIKAT – Presiden Donald Trump menggelar kampanye terakhir di tiga negara bagian pada Senin (5/11) sebagai upaya untuk menyelamatkan Partai Republik dari bayang kekalahan di bawah Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat, Selasa (6/11).

Dari Cleveland, Ohio, Trump menuju Wayne, Indiana, sebelum menjejakkan kakinya di Cape Giraredeau, Missouri, dalam malam panjang sebelum pemilihan umum Kongres AS.

Trump menggelar kampanye besar-besaran ini di tengah kekhawatiran Partai Republik yang diperkirakan bakal kalah dari Partai Demokrat sehingga tak dapat menempati kursi mayoritas di parlemen.

Jika Demokrat menguasai parlemen, Trump diperkirakan bakal sulit menjalankan agenda politik dan kebijakannya di sisa masa jabatannya.

“Pemilu sela ini biasanya membosankan. Namun, sekarang pemilu ini jadi hal penting,” ujar Trump di hadapan para pendukungnya di Cleveland.

Masih berupaya menggalang suara rakyat, Trump mengatakan bahwa kini masyarakat harus memilih antara kepemimpinannya yang membawa peningkatan ekonomi atau Partai Demokrat dengan kebijakan “ekstrem kiri”-nya.

Guna memperkuat citranya di mata pendukung sayap kanannya, Trump mengerahkan 4.800 tentara tambahan di sepanjang perbatasan Meksiko untuk membendung imigran ilegal.

Meski demikian, para analis menganggap langkah apa pun yang diambil Trump tak akan berguna karena rakyat sudah menyimpan amarah akibat sejumlah keputusan kontroversial sang presiden.

Partai Demokrat sendiri juga menggelar kampanye besar-besaran di hari terakhir menjelang pemilu sela ini. Mantan Presiden Barack Obama bahkan ikut turun berkampanye untuk calon perwakilan dari Indiana.

Terus menyerang Partai Republik, Obama mengatakan bahwa rakyat harus menghindari pemimpin seperti Trump, yang dirundung banyak isu, bahkan kemungkinan kolusi dengan Rusia dalam pemilihan presiden 2016 lalu.

“Mereka sudah mengumpulkan banyak tuduhan hingga cukup untuk membentuk tim sepak bola,” ucap Obama.

Meski sejumlah jajak pendapat sudah menunjukkan Partai Demokrat akan menang, Obama tetap mengajak semua pendukung untuk menggunakan hak suaranya.

“Karakter negara kita akan terlihat di bilik suara,” katanya. (ak.cnn)

Baca Juga

Back to top button