Gerakan #2019GantiPresiden Diyakini Akan Terus Membesar

Abadikini.com, JAKARTA- PKS Muda dan Pemuda Partai Gerindra mengadakan diskusi untuk membahas nasib bangsa ke depan. Dalam acara yang mengangkat tema ‘Indonesia Harus Lebih Baik’ tersebut hadir sebagai pembicara Jurubicara PKS Muda Bidang Politik Pipin Sopian, Taufik Riyadi dari Partai Gerindra, peneliti INDEF Riza Annisa Pujarama, peneliti PSHTN UI Ali Abdillah, Arya Sandi Yudha dari PKS Muda dan Angga Wira dari Gerindra Muda.

Dalam diskusi tersebut, Jurubicara PKS Muda yakni Pipin Sopian sempat membahas tanda pagar (tagar) yang sedang viral #2019GantiPresiden.

Dia mengatakan dari data media sosial Facebook, Twitter dan Instagram yang dikeluarkan oleh analis media social dari teman-temannya, lawan #2019GantiPresiden yakni tagar #JokowiDuaPeriode hanya berjumlah 99 juta dengan jumlah share hanya 28 persen.

“Orang enggan untuk menshare #JokowiDuaPeriode dibandingkan #2019GantiPresiden. Ini yang disebut gerakan sosial di dunia maya yang insyaAllah 2019 April akan terwujud jadi gerakan sosial di dunia nyata,” ujarnya di Gedung DPP PKS, Pasar Rebo, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Kamis, 10/5).

Menurutnya jika hanya hastag dan tidak ada data yang akurat serta kondisi riil di masyarakat maka hastag itu tidak akan menjadi apa-apa. Dalam kenyataannya survei yang dilakukan oleh PKS dan Gerindra memiliki kesamaan.

“Kesamaannya yang memilih non Jokowi atau ganti presiden ternyata lebih besar daripada yang memilih Jokowi dua periode,” tukasnya.

Sedianya diskusi tersebut juga akan dihadiri oleh Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno. Namun Sandi berhalangan hadir karena memiliki jadwal yang lain.

Acara ini juga diikuti oleh 75 orang peserta yang hadir dari seluruh daerah di Indonesia. Selain itu para panitia juga menyiarkan diskusi ini secara livestreaming agar para bakal calon anggota dewan PKS dapat mengikuti (ak/rmol)

Back to top button