Tito Karnavian akan Safari ke Sejumlah Ormas Islam Terkait Pidatonya

Abadikini.com, JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan melakukan safari ke sejumlah ormas Islam terkait pidatonya.

“Kita masih akan silaturahmi meyakinkan semua pihak bahwa pidato tersebut angle tidak begitu (tidak utuh) dan sama sekali tidak memojokkan kelompok lain selain NU dan Muhammadiyah,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2018).

Polri pada prinsipnya tetap harus menjalin hubungan baik dengan masyarakat, salah satunya tokoh agama atau ormas untuk mengamankan NKRI.

“Untuk itu diperlukan pendinginan dan ini ditunjukkan dalam konteks video ini akan silaturahmi ke semua pihak terutama ormas Islam, tokoh agama, ulama,” ucap Iqbal.

Mengenai Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang meminta Presiden Jokowi untuk segera mencopot Tito karena pidato tersebut, Polri menanggapi dengan santai. Kata Iqbal, PA 212 juga akan diajak untuk berkomunikasi agar memahami maksud dari pidato tersebut.

“Kita akan berkomunikasi (termasuk dengan PA 212). Mungkin saja belum paham seutuhnya. Intinya dalam konteks ini polisi akan menguatkan semua pihak dari sebelumnya. Mudah-mudahan yang kontra bisa paham, kepada siapapun kita perlu menjaga hubungan,” imbuh dia.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni 212 meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Tito Karnavian sebagai Kapolri. Mereka menilai Tito sudah melecehkan umat Islam selain NU-Muhammadiyah dalam pidatonya.

Pernyataan sikap dari Persaudaraan Alumni 212 ini buntut dari pidato kontroversial Kapolri yang menyebut hanya NU-Muhammadiyah lah yang berperan besar dalam pembangunan Islam di Indonesia. Selain keduanya, Ormas lain dinilai hanya berupaya memecah belah bangsa.

“Kami minta pada Presiden Jokowi supaya Kapolri Tito Karnavian segera di copot dari jabatannya. Karena kami yakin masih ada perwira tinggi Polri yang betul-betul Pancasilais, paham sejarah bangsa sendiri, tidak membenci Islam serta bersahabat dengan umat Islam,” ujar Ketua PA 212 Slamet Maarif dalam siaran persnya. (ak/inilah)

Baca Juga

Back to top button