Wagub DKI Klaim Gunakan Dana Operasional di Pulau Seribu dengan Hemat

abadikini.com, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, untuk berkantor di Kepulauan Seribu pihaknya akan menggunakan dana operasional yang sudah dianggarkan. Ia memastikan tak akan menambah pos anggaran untuk berkantor di sana.

“Kita pakai anggaran yang sudah ada untuk menunjang operasional saya sendiri maupun anggaran yang sudah ada. Kita enggak usah menambah lagi, kita kan hemat orangnya,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).

Ketika disinggung soal besar anggaran itu, ia tak menjelaskannya secara rinci. Sandi menegaskan, pemerintahannya akan terus mengedepankan program yang tak banyak menelan anggaran.

“Enggak ada. Kita enggak mau yang aneh-aneh lah. Kita penghematan sekarang, saya orangnya hemat banget,” katanya.

Sekedar informasi, secara teknis setiap bulannya ia akan bergantian dengan Gubernur Anies Baswedan. Bukan hanya itu ia juga akan berkeliling pulau, untuk bulan pertama akan berkantor di Pulau Pramuka, kemudian akan ke Pulau Harapan dilanjutkan dengan Pulau Panggang.

Untuk diketahui, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI Jakarta Muhammad Mawardi sebelumnya menjelaskan dana operasional Anies-Sandi untuk bulan Oktober 2017 sudah disalurkan.

Soal besarannya, masih sama dengan besaran dana operasional pada masa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di mana Anies-Sandi mendapatkan 0,13 persen dari PAD tahun 2017.

Pembagian dana operasional pun masih sama dengan sebelumnya, yakni 60:40. Artinya, Anies mendapatkan sekira Rp2,7 miliar dan Sandiaga Rp1,8 miliar setiap bulannya. (bob.ak/okz)

Baca Juga

Back to top button