Laksamana Malahayati Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Partai Bulan Bintang: Kado Terindah bagi Masyarakat Aceh

abadikini.com, BANDA ACEH – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Aceh Zulmahdi Hasan mengatakan penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Laksamana Malahayati adalah kado terindah bagi masyarakat Aceh di hari pahlawan tahun 2017.

“Penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Almarhumah Laksamana Malahayati, adalah berita yang ditunggu-tunggu masyarakat aceh, sekian lama impian yang dinanti ini akhirnya pemerintah menetapkannya dan menjadi kado terindah di hari pahlawan tahun ini bagi masyarakat Aceh,” ujar Zulmahdi kepada abadikini.com saat dihubungi, Jumat (10/11/2017) malam.

Zulmahdi menjelaskan, Laksamana Malahayati adalah sosok pejuang perempuan yang tangguh dan pemberani sebagai panglima perang Kesultanan Aceh kala itu.

“Beliau merupakan sosok pejuang perempuan yang tangguh, bahkan dari beberapa catatan malahayati merupakan laksamana laut perempuan pertama di dunia, juga sebagai panglima perang kesultanan aceh yang terkenal dengan keberaniannya  melawan armada laut Belanda dan Portugis pada abad 16 M silam,” jelasnya.

“Laksamana Malahayati adalah Anak dari Laksamana Muhammad Said Syah, cucu Sultan Salahuddin Syah yang memerintah Kesultanan Aceh dari tahun 1530-1539,” sambungnya.

Selain pemberani dan tangguh kata Zulmahdi, Laksamana Malahayati juga adalah sosok perempuan yang patriotic dan sangat pantas untuk diteladani oleh perempuan generasi sekarang.

“Laksamana Malahayati adalah sosok perempuan patriotik yang pantas diteladani oleh perempuan sekarang. Walaupun dari keturunan bangsawan, Laksamana Keumalahayati, lebih memilih bertempur melawan kolonialisme,” terangnya.

Alumni Aktifis HMI itu menegaskan, Cornelis de houtman tewas beserta armadanya hancur digempur pasukan Inong Balee ( pasukan yang prajuritnya janda). Karenanya walaupun agak terlambat, namun pemberian  gelar tersebut oleh pemerintah kepada Laksamana Keumalahayati sangat layak.

“Dan kita Keluarga Besar Partai Bulan Bintang Khusunya di Aceh sangat memimpikan lahirnya “Malahayati” baru untuk bertempur melawan “kolonialisme” modern. Perempuan-perempuan yang tidak melenceng dari nilai emansipasi yang sesungguhnya, terimakasih Laksamana, Allahummaj’al qabraha Raudhatan min riyadhil jannah,” pungkas Zulmadi seraya mendoakan. (sl.ak)

Baca Juga

Back to top button