Spin Off Star Wars, Baru Judul Saja Sudah Panen Kritik

abadikini.com, JAKARTA- Hari yang ditunggu para penggemar Star Wars tiba. Setelah hampir setahun berjalan, proyek spin-off Han Solo muda tersebut akhirnya punya nama. Titelnya begitu simpel. Apa coba?

Yap, hanya Solo: A Star Wars Story. Itulah yang diungkap sutradara Ron Howard lewat akun Instagram-nya pada Selasa (17/10). Dalam video singkat, Howard menyatakan bahwa proses syuting Solo telah berakhir dan kini pihaknya akan memasuki fase editing.

’’Hai, well, mengingat proses produksi sudah rampung, saya ingin memanfaatkan momen ini untuk berterima kasih kepada para cast dan kru bertalenta atas kerja keras mereka.

Untuk fans, saya harap kalian bisa menikmati gambar yang saya bagikan dan diambil dari lokasi syuting… (terdiam sejenak). Kita boleh tidak membagi judul filmnya?’’ ujar Howard dengan wajah bergaya bingung seperti sedang bertanya kepada sosok di sebelahnya.

Tangan berbulu yang diyakini milik Chewbacca itu kemudian muncul di layar. Dia menyerahkan papan hitam kepada sutradara 63 tahun tersebut. Penggarap film A Beautiful Mind (2001) dan The Da Vinci Code (2006) itu tersenyum.

Dia membalik papan hitam tersebut. Terlihat tulisan Solo: A Star Wars Story dalam font khas retro berwarna kuning. ’’Sampai ketemu tahun depan!’’ kata Howard mengakhiri pengumumannya.

Fans heboh. Banyak yang setuju, tetapi tidak sedikit yang kecewa. Akun Twitter @starwarsexplained menganggap judul itu singkat dan mudah dipahami.

’’Saya kaget melihat banyak orang yang benci dengan judul Han Solo. Saya ingin mengingatkan kalian, judulnya bisa JAUH lebih parah,’’ cuitnya

 

Hari yang ditunggu para penggemar Star Wars tiba. Setelah hampir setahun berjalan, proyek spin-off Han Solo muda tersebut akhirnya punya nama. Titelnya begitu simpel. Apa coba?

Yap, hanya Solo: A Star Wars Story. Itulah yang diungkap sutradara Ron Howard lewat akun Instagram-nya pada Selasa (17/10). Dalam video singkat, Howard menyatakan bahwa proses syuting Solo telah berakhir dan kini pihaknya akan memasuki fase editing.

’’Hai, well, mengingat proses produksi sudah rampung, saya ingin memanfaatkan momen ini untuk berterima kasih kepada para cast dan kru bertalenta atas kerja keras mereka.

Untuk fans, saya harap kalian bisa menikmati gambar yang saya bagikan dan diambil dari lokasi syuting… (terdiam sejenak). Kita boleh tidak membagi judul filmnya?’’ ujar Howard dengan wajah bergaya bingung seperti sedang bertanya kepada sosok di sebelahnya.

Tangan berbulu yang diyakini milik Chewbacca itu kemudian muncul di layar. Dia menyerahkan papan hitam kepada sutradara 63 tahun tersebut. Penggarap film A Beautiful Mind (2001) dan The Da Vinci Code (2006) itu tersenyum.

Dia membalik papan hitam tersebut. Terlihat tulisan Solo: A Star Wars Story dalam font khas retro berwarna kuning. ’’Sampai ketemu tahun depan!’’ kata Howard mengakhiri pengumumannya.

Fans heboh. Banyak yang setuju, tetapi tidak sedikit yang kecewa. Akun Twitter @starwarsexplained menganggap judul itu singkat dan mudah dipahami.

’’Saya kaget melihat banyak orang yang benci dengan judul Han Solo. Saya ingin mengingatkan kalian, judulnya bisa JAUH lebih parah,’’ cuitnya

 

Namun, Howard sempat menunjukkan beberapa lokasi via unggahan di Instagram. Di antaranya, planet asal Solo, Corellia, dan planet Kessel –yang membuat Solo terkenal karena mampu melalui Kessel Run dalam waktu 12 parsecs.

Amat mungkin setting waktu Solo berpusat pada petualangan Solo dan Chewbacca sebelum tergabung di Rebellion.

Terlepas dari kontroversi judulnya, fans patut mengapresiasi Howard. Pengganti duo Phil Lord dan Christopher Miller tersebut sangat disiplin mengejar tenggat tayang. Setelah ditunjuk pada akhir Juni lalu, Howard langsung tancap gas.

Dia memulai syuting awal Juli, termasuk melakukan reshoot. Keputusan melakukan syuting ulang itu memaksa salah seorang aktor, Michael Kenneth Williams, keluar dari proyek karena sudah ditunggu agenda syuting lainnya. Sampai saat ini, jadwal rilis Solo: A Star Wars Story belum berubah, yakni pada 25 Mei tahun depan. (ak.jpnn)

Back to top button