Dikaitkan dengan Saracen, Ampi Tanudjiwa akan Laporkan Semua Pihak Mencemarkan Nama Baiknya

abadikini.com, JAKARTA – Mayjen TNI (Purnawirawan) Ampi Tanudjiwa akan melaporkan semua pihak yang menyebutnya sebagai dewan penasihat organisasi Saracen. Mereka akan dilaporkan karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baik.

Baca Juga

“Sesuai KUHP Pasal 310 ayat 1 dan 2, serta pasal 311 ayat 1, itu semuanya saya pidanakan. Dan juga saya perdatakan sesuai pasal 1365 KUHPidana,” kata Ampi saat dihubungi, Jumat 25 Agustus 2017.

Dia mengatakan, pelaporan terhadap pihak yang mencantumkan namanya di struktur organisasi Saracen kemungkinan dilakukan hari ini. Laporan akan dilayangkan ke Polda Metro Jaya.

“Hari ini tim saya akan ke Polda membuat laporan namanya Kolonel Evan Gomes, itu saya kuasakan ke dia,” ujar dia.

Ampi geram namanya masuk dalam struktur kepengurusan Saracen. Dia menegaskan, kabar yang menyebut dirinya menjabat sebagai dewan penasihat dari kelompok penyebar isu SARA itu adalah sebuah fitnah keji.

“Itu jelas fitnah, enggak benar. Saracen apa itu? Saya tau Saracen itu jenis tank angkatan darat,” pungkas dia.

Nama organisasi Saracen mulai jadi perhatian publik setelah tiga pengurusnya dicokok tim Siber Bareskrim Polri. Mereka yang ditangkap antara lain, MTF,43, selaku pengurus media dan informasi situs Saracennews.com; SRN,33, selaku koordinator grup wilayah; dan JAS,32, sebagai ketua.

Kelompok Saracen mulai eksis menyebarkan ujaran kebencian berkonten SARA sejak November 2015. Mereka menyebarkan isu SARA melalui grup Facebook Saracen News, Saracen Cyber Team, situs Saracennews.com, dan grup lain yang menarik minat warganet.

Saracen mengunggah konten ujaran kebencian dan berbau SARA berdasarkan pesanan. Media-media yang mereka miliki, baik akun Facebook maupun situs, akan memasang berita atau konten yang tidak sesuai dengan kebenarannya, tergantung permintaan.

Para pelaku menyiapkan proposal untuk disebar kepada pemesan. Setiap proposal ditawarkan dengan harga puluhan juta rupiah. Hingga saat ini, akun yang tergabung dalam jaringan grup Saracen lebih dari 800.000 akun.

Beberapa hari terakhir, nama Mayjen TNI (Purnawirawan) Ampi Tanudjiwa kerap dikaitkan dengan organisasi Saracen. Kabarnya, Ampi menjabat sebagai dewan penasihat di kelompok penyebar isu SARA tersebut. (beng.ak)

Baca Juga

Back to top button