Pelayat dari Berbagai Kalangan Padati Rumah Duka Basofi Soedirman

abadikini.com, JAKARTA – Basofi Soedirman mantan Gubernur Jawa Timur meninggal dunia, Senin (7/8/2017). Berbagai kalangan melayat dan memberikan penghormatan terakhir kepada pelantun lagu dangdut “Tidak Semua Laki-Laki” itu.

Rumah tingkat berpagar hijau yang terletak di Kompleks IAPCO, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin malam terlihat ramai dipenuhi orang-orang berpakaian hitam.

Di sela-sela pelayat tampak sosok Raden Mas Haryo Heroe Syswanto Ns Soerio Soebagio atau lebih dikenal dengan nama Sys Ns, yang datang bersama dengan istrinya, Shanty Widhiyanti.

Sys Ns yang dikenal sebagai aktor dan seniman yang juga merupakan salah satu deklarator Partai Demokrat pun mengenang sosok Basofi Soedirman sebagai seseorang laki-laki yang memiliki segudang kegiatan.

“Aktivitasnya luar biasa. Selain di politik, organisasi, Pak Basofi kerap berkumpul bersama tetangga. Saat perlombaan 17-an juga ikut ke lapangan, ikut senang-senang juga dengan warga,” ujar pria yang juga salah satu tetangga Basofi di Kompleks IAPCO, Senin (7/8/2017).

Selain jiwa sosial yang tinggi, sosok Basofi juga dinilai unik, karena memiliki cara khusus dalam melakukan kampanye, ungkap Sys Ns.

“Pak Basofi itu dari zaman dulu sangat suka kesenangan. Ketika kampanye itu dia pernah nyanyi. Dia melakukan kampanye dengan pendekatan yang ‘soft’, biasanya lewat kesenangan, kesenian, dan kebaikan-kebaikan,” terangnya.

Pakar Kuliner Indonesia Sisca Soewitomo, yang juga ditemui di kediaman putra dari Letjen TNI (Purn) H Soedirman, tokoh terkenal di Bojonegoro, Jawa Timur itu, menuturkan bahwa Basofi merupakan pejabat yang dapat diajak berkomunikasi dan berdiskusi.

“Beliau orangnya tidak sombong, dan ramah. Enak kalau diajak komunikasi,” ujar dia.

Pada kesempatan tersebut hadir pula istri dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Nenny Nurmantyo, yang langsung mendatangi keluarga Basofi untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa setibanya di rumah duka tersebut. Tak lama, sang suami, Panglima Gatot Nurmantyo pun menyambangi rumah duka.

Selain ratusan pelayat yang silih berganti mendatangi rumah Gubernur Jawa Timur periode 1993-1998 tersebut, ada pula puluhan papan bunga yang dikirimkan sejumlah pihak sebagai ungkapan duka mereka atas wafatnya Basofi Soedirman.

Basofi Soedirman meninggal dunia di RS Medistra, Jakarta, pada Senin pukul 11.00 WIB karena sakit.

Almarhum yang juga pernah berkarier sebagai penyanyi, dengan single “Tidak Semua Laki-laki” ini menurut rencana akan dimakamkan di Pemakaman Umum San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, pada Selasa 8 Agustus. (bot.ak)

Baca Juga

Back to top button