Neymar Banding ke FIFA Setelah Transfernya ke PSG Diganjal La Liga

abadikini.com, BARCELONA – Operasi 222 belum tuntas. Keinginan Paris Saint-Germain dan Neymar segera menyelesaikan proses transfer dari Barcelona, menemui rintangan. Pihak La Liga (penguasa kompetisi di Spanyol) menolak pembayaran atau penebusan rilis klausul pembelian Neymar senilai EUR 222 atau sekitar Rp 3,5 triliun, Kamis (3/8/2017) waktu setempat.

Pihak Neymar tak tinggal diam. Mereka mencari bantuan dari badan sepak bola dunia. Neymar mengajukan banding ke FIFA, meminta perpindahan sementara ke PSG.

Sebelumnya pihak Neymar sudah percaya diri transfer bakal rampung dan sang superstar Brasil berusia 25 tahun itu bisa dipresentasikan di Paris dalam pekan ini. Namun itu tadi, La Liga menolak!

Presiden La Liga, Javier Tebas mengatakan bahwa hal itu berpotensi melanggar peraturan UEFA Financial Fair Play (FFP). Berdasarkan peraturan tersebut, tagihan gaji di klub tidak boleh melebihi 70 persen dari pendapatannya.

Namun ada kemungkinan PSG dan Neymar bisa jalan terus, kasarnya; anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Reuters melansir, UEFA mengaku belum menerima keluhan soal PSG. Hal itu bisa menjadi dasar buat klub raksasa Paris milik pengusaha kondang Qatar Nasser Al-Khelaifi itu, melanjutkan proses transfer Neymar.

Di sisi lain, kabar segera bergabungnya Neymar ke PSG telah membangkitkan kegembiraan di Paris. Tidak cuma fan dan pemain PSG. Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan telah mengucapkan selamat kepada al-Khelaifi karena akan memecahkan rekor dunia.

Otoritas pajak Prancis juga mulai pesta kecil-kecilan. Bayangan rejeki nomplok berupa pendapatan pajak tambahan dari Neymar sudah di depan mata.

“Tentu senang (andai Neymar datang). Ada pendapatan pajak tambahan yang akan dibayarkan Neymar di Prancis. Lebih baik dia membayar pajaknya di sini, bukan di tempat lain,” ujar pejabat pemerintahan, Gerald Darmanin di radio Inter. (jppn)

Baca Juga

Back to top button