Agar Nyaman Piknik Lebaran Bersama Keluarga, Wisatawan Disarankan Perhatikan Hal-hal ini

abadikini.com, JAKARTA – Liburan Idul Fitri biasanya juga diisi dengan berpiknik bersama keluarga setelah usai silaturrahmi ke sanak saudara. Beberapa destinasi wisata bakal ramai dikunjungi, untuk mengisi waktu libur lebaran.

Agar menjalani liburan yang nyaman, berikut saran ketua YLKI ini perlu juga untuk di ketahi dan dijalankan baik oleh pemerintah setempat begitu juga masyarakat. penting untuk diperhatikan keamanannya. Sarana dan prasarana di lokasi wisata, harus dipastikan aman dan layak. Agar tidak membahayakan atau mengakibatkan risiko tinggi terhadap pengunjung.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan kepada para kepala dinas pariwisata untuk selalu mengontrol sarana dan prasarana di lokasi-lokasi wisata, terutama pada sarana dan saranan yang masuk kategori berisiko tinggi. Sabab kata dia, di suasana liburan idul fitri ini tingkat kunjunag masyarak ke tempat-tempat wisata sangat tinggi.

“Dinas pariwisata setempat seharusnya melakukan audit teknis terlebih dahulu terhadap saran dan prasarana di lokasi wisata, apakah masih layak atau tidak. Terutama untuk sarana dan prasarana yang berisiko tinggi,” ujarnya beberapa saat yang lalu.

Selain itu, menurut Tulus, ada beberapa hal yang wajib menjadi perhatian adalah kapasitas maksimum lokasi wisata, serta ketersediaan alat-alat penunjang keselamatan, seperti pelampung atau jaket keselamatan untuk wisata air. Petugas penjaga juga harus bersiaga setiap saat.

“Konsumen jangan memaksakan diri memasuki area destinasi wisata jika sekiranya sudah over capacity. Jangan menggunakan sarana prasarana di lokasi wisata jika terlihat sudah keropos dan tidak dirawat, atau tidak dilengkapi dengan alat penunjang keselamatan,” ternganya.

Tulus jugu menyarankan, ketersediaan toilet atau kamar mandi untuk pria dan wanita di lokasi wisata juga harus diperhatikan. Jangan sampai toilet yang ada malah kekurangan air atau terjadi antrian panjang untuk masuk ke toilet. “Jumlah toilet perempuan seharusnya lebih banyak daripada toilet laki-laki,” tegasnya. (siti.ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button