MS Kaban: Akhir-Akhir ini Jokowi Kurang Dengar Suara Rakyat, Mengapa?

abadikini.com, JAKARTA – Ketua Majelis Syuro DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Dr MS Kaban mengungkapkan bahwa Jokowi terpilih menjadi Presiden karena sosok yang seherhana dan sangat dekat dengan rakyat. Akan tetapi mengapa akhir-akhir ini cenderung kurang dengar suara rakayat.

“Aku tahu Pres Jkwi sederhana & sngat dekat dgn rakyat wajar terpilih sbg Pres RI. Tapi knpa kok akhir2 ini cendrung kurang dngar suara rakyat”, kata MS Kaban memalui akun twitter pribadinya @hmskaban, Senin (13/2/2017).

Diketahui ungkapan MS Kaban ini berkaitan dengan ditetapkannya kembali terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah cuti kampanye. Dia MS Kaban menegaskan mayoritas pendapat ahli Hukum Tata Negara bilang tidak sah.

”Ahok Gub DKI dlm posisi mayoritas pendapat akhli HTN blng tdk sah, Pres Jkwi minta fatwa MA, DPRD DKI boikot, DPR RI usul angket, otoritas mndul”, tegasnya.

“Jika benar Pres Jkwi minta fatwa MA tentang status tersangka Ahok, mdah2an MA masih bertuhan yg benar shg fatwanya benar2 berTuhan”, sambung MS Kaban.

Lebih lanjut Menteri Kehutanan Periode 2004-2009 itu mengatakan, dengan dinamika politik antar legal atau illegal tetap saja ahok kalah pilkada wibawa makin terpuruk yang disalahkan tetap saja Jokowi. Tanya Kaban ke Ahok, apa nikmatnya dengan posisi begitu?.

“Ahok gub DKI dgn posisi pro kontra legal/illegal kalah pilkada wibawa semakin terpuruk yg disalahkan pasti Presiden Jkwi. Sabar ya brother,” terang MS Kaban.

“Ahok gub DKI dg posisi pro kontra legal/illegal mau bikin keputusan strategis ya pasti bermasalah sec hukum,apa nikmat dgn posidi begitu,” pungkasnya. (sop.ak)

Baca Juga

Back to top button