Ini Alasanya PBB Pamekasan Memilih Koalisi Dengan PAN Ketimbang Gerindra

abadikini.com, PAMEKASAN – Partai Bulan Bintang (PBB) Pamekasan, Jawa Timur, ungkapkan alasanya memutus komitmen koalisi dengan Partai Gerindra dalam rangka Pilkada 2018 mendatang. Bubarnya koalisi tersebut karena Gerindra menyalahi komitmen yang pernah disepakati sebelumnya.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PBB Pamekasan, Suli Faris, mengatakan, ada komunikasi yang putus dari Gerindra sehingga koalisi harus bubar. Meskipun koalisi bubar, namun komunikasi politik tetap berjalan seperti biasa.

“Ketua DPC Gerindra sudah lebih awal menyatakan akan mencalonkan diri pada Pilkada 2018 mendatang. Hal ini yang tidak nyambung dengan PBB,” kata Suli Faris, Selasa (31/1/2017).

PBB sendiri, imbuh Suli, merasa nyaman berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Bahkan koalisi ini sudah bulat untuk memberangkatkan calon sendiri. Sebab dihitung dari jumlah kursi di DPRD Pamekasan, koalisi PBB-PAN mendapat 9 kursi. PBB punya lima kursi dan PAN memiliki empat kursi.

“Persyaratan partai pengusung calon dalam Pilkada mendatang sudah cukup dengan sembilan kursi. Makanya dengan PAN kami solid,” imbuh Wakil Ketua DPRD Pamekasan ini.

Beberapa waktu lalu, Ketua PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno sudah bertemu dengan Suli Faris sekaligus mempertegas komitmennya menuju Pilkada 2018 mendatang. Namun kedua tokoh ini masih belum memastikan siapa yang akan duduk sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Soal siapa yang akan di M-1 atau M-2 masih belum diputuskan. Kami fokus untuk mengajak partai lain untuk berkoalisi agar semakin kuat,” ungkapnya. (sl.ak.timesindonesia).

Baca Juga

Back to top button