Selisih Hanya 7 Suara, MK Diingatkan Hati-Hati Putuskan PHP Teluk Bintuni

abadikini.com, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) diminta ekstra teliti dan berhati-hati dalam memutus perkara sengketa hasil Pilkada di Teluk Bintuni, Papua Barat. Karena selisih suara yang sangat tipis yakni tujuh suara.
Selain itu mahkamah harus memastikan tidak ada pasangan kepala daerah yang memperoleh hak melalui cara-cara melawan hukum. Apalagi hak itu tidak pernah timbul lewat cara melawan hukum.

Penegasan tersebut dikemukakan pakar hukum tatanegara, Dr. Margarito Kamis, menanggapi sengketa hasil Pilkada Teluk Bintuni, Minggu (24/1/2016). Keputusan yang adil dan berdasarkan fakta yang benar sangat dinanti pasangan calon yang berhak menang dan juga masyarakat Teluk Bintuni.

“Saya mengingatkan, hak suara pasangan nomor 2, Petrus Kasihiw dan Matret Kokop, dikembalikan oleh MK. Sehingga suara rakyat yang menghendaki pasangan ini menjadi kepal daerah dapat diwujudkan,” ujar Margarito.

Dia meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Teluk Bintuni bersikap jujur.

“KPU Teluk Bintuni adalah pihak yang diperkarakan, jadi harus jujur,” katanya.

Seperti diketahui Pilkada Teluk Bintuni ini diikuti tiga pasangan calon, yaitu pasangan nomor urut satu Agustinus Manibuy dan Rahman Urbun, diusung PKB, PKS dan PAN. Pasangan nomor urut dua Petrus Kasihiw dan Matret Kokop diusung Nasdem dan Partai Hanura serta pasangan nomor urut 3 Daniel Asmorom dan Yohanis Manibuy diusung Golkar, PDIP, PPP dan Gerindra.

Margarito mengaku memperoleh informasi bahwa kecurangan dilakukan salah satu tim sukses pasangan nomor 3 yang menyusun rancangan surat pengalihan suara dari pasangan nomor 2 ke pasangan nomor 3. Surat pernyataan itu seolah-olah dibuat tim sukses nomor 2 yakni Stefanus, padahal yang susungguhnya adalah rekayasa dari Jefri, tim sukses nomor urut 3.

Hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan pasangan Daniel Asmorom dan Yohanis Manibuy sebagai pemenang dengan 17,067 suara, kemudian diikuti oleh pasangan Petrus Kasihiw dan Matret Kokop dengan 17,060 serta pasangan Agustinus Manibuy dan Rahman Urbun diposisi buncit dengan 7,609 suara. (asep.ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker