Rusia Tertarik Garap Kereta Api Di Kalimantan

abadikini.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Muntarov bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (8/1/2015) untuk meminta dukungan kemudahan berbagai sektor investasi di tanah air.

Salah satu investasi yang akan digarap oleh perusahaan asal Rusia adalah Kereta Api Borneo di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur oleh Russian Rail Ways. Kereta ini rencanaya akan mengangkut hasil tambang batubara.

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan awalnya sudah diberi izin investasi kereta khusus pengangkut komoditas batubara tetapi investor juga meminta untuk izin angkutan barang lain.

Kemudian pemerintah Indonesia menawarkan izin untuk kereta umum untuk penumpang namun investor tidak tertarik. Menurut Darmin, investor sepertinya menginginkan izin kereta khusus ‘plus’, tetapi plusnya ini belum diketahui bentuk barangnya.

“Nah itu terpaksa dicari rumusannya. Kesimpulannya dia harus menyampaikan barang siapa yang mau dibawa lagi. Kalau dia bisa bilang perusahaan yang kerja sama dengan dia itu akan beres,” kata Darmin di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (8/1/2015).

Saat pembicaraan dengan Presiden Joko Widodo, utusan dari Rusia membicarakan kendala teknis dalam perpajakan dan menyampaikan keinginannya membangun smelter alumunium dan bauksit di Kalimantan Barat.

Proyek smelter ini masih dalam proses tender sehingga dalam kesempatan itu pihak Rusia meminta dukungan agar dimenangkan. Pemerintah Indonesia minta fair play berjuangan dalam memenangkan proyek. Ketika menang pun, Indonesia akan menerima dengan senang hati.

Beberapa penawaran juga disampaikan Denis di sektor industri yakni teknologi mutakhir pengolahan nikel, kerjasama di bidang penerbangan dengan PT Dirgantara Indonesia dan Garuda Indonesia, galangan kapal dan farmasi.

“Tadi bapak presiden juga mengatakan salah satu cara sebenarnya kalau mau cepat, coba kerja sama dengan BUMN kita di sini. Kalau mau dengan swasta boleh tidak masalah, sendiri juga boleh, silakan,” jelas Darmin. (andi.ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker