Jusuf Kalla Yakin Insinyur Kita Bisa Bersaing Dengan Asing

abadikini.com, JAKARta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, insinyur Indonesia harus mampu bersaing dengan tenaga asing terutama dalam membangun infrastruktur dalam negeri.

“Pada saat semua berpikir tidak bisa, mesti orang Jerman, Perancis dan lain-lain, saya katakan tidak, mesti orang kita semua. Justru karena tidak pernah maka tidak bisa,” kata Wapres saat membuka Kongres XX Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Jumat (11/12/2015).

JK menyampaikan pengalamannya saat membangun pembangkit listrik tenaga air di Poso. JK mengatakan bahwa seluruh pembangkit listrik tenaga air itu dibangun oleh tenaga lokal. Tujuannya agar insinyur Indonesia mempunyai keberanian untuk berinovasi.

“Tanpa itu tidak bisa maju negeri ini. Ambil risikonya, kita bangun. Jadi butuh banyak keberanian,” kata JK.

Menurut JK,  karena itu jangan pernah takut untuk berinovasi, harus ada keberanian dan kemauan untuk maju. Ia pun menegaskan para insinyur tanah air tak perlu khawatir masuknya insinyur dari luar negeri ke Indonesia ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diterapkan.

“Saya tidak pernah khawatir insinyur dari luar akan masuk ke Indonesia. Teorinya sangat sederhana tren itu bergerak dari negara yang gajinya rendah ke negara yang tinggi bukan sebaliknya. Jadi yang justru saya khawatirkan insinyur kita ke negara lain,” jelas JK.

Sementara Indonesia sendiri kekurangan insinyur dilihat dari perbandingan satu insinyur untuk 10.000 orang. Yang perlu dikhawatirkan menurut JK adalah tidak efisien dalam produk. Karena itu industri dalam negeri yang harus diefisienkan. Untuk itu pemerintahan ingin meningkatkan tingkat kompetisi dengan pengurangan ongkos finansial bunga tinggi, perbaikan birokrasi dan infrastruktur. (udin.ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker