Pemerintah Jokowi-JK Khawatir APBN Jebol

abadikini.com, JAKARTA – Pemerintah Jokowi-JK mulai was-was, masalahnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) diprediksi bakal jebol. Jika sebelumnya pemicunya adalah subsidi BBM yang belum dipangkas, kini karena rendahnya realisasi setoran pajak.

Jusuf Kalla mengakui, target pajak dalam APBN Perubahan 2015 memang disusun dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 5,7 persen. Sayangnya, realisasi pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa lebih rendah dari 5 persen.

Jusuf Kalla menyebut, adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia salah satunya dipengaruhi faktor eksternal, misalnya, masih rendahnya harga komoditas pertambangan seperti batu bara dan mineral, mapun komoditas perkebunan seperti kelapa sawit (CPO) yang selama ini menjadi penopang ekspor Indonesia. Akibat rendahnya harga, maka pajak dari sektor yang berbasis ekspor pun turun.

Lebih lanjut Jusuf Kalla menjelaskan ada dua opsi untuk menyelamatkan APBN agar tidak jebol, yaitu menambah pendapatan atau mengurangi belanja. Dengan kondisi penerimaan pajak yang tersendat, maka opsinya tinggal mengurangi belanja. (udin ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker