Jatuhnya Pesawat Rusia di Mesir, Putin Tetapkan 1 November Sebagai Hari Berkabung Nasional

abadikini.com, MOSKOW – Mengetahui laporan bahwa pesawat komersial milik Maskapai Metrojet Kogalymavia jatuh di wilayah Sinai tengah, Mesir, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan duka mendalamnya dan menetapkan 1 November 2015 sebagai hari berkabung nasional.

Presiden Putin juga menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya bagi keluarga korban yang ditinggalkan. Putin diketahui sudah mendengar laporan bahwa seluruh penumpang pesawat  yang berjumlah 224 orang termasuk kru dipastikan tewas.

“Kami sudah mendengar laporan yang dikeluarkan Pemerintah Mesir, Presiden Putin sangat sedih dan ingin menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi keluarga korban,”  demikian pernyataan Kantor Kepresidenan Rusia,  sebagaimana dilansir Sputnik, Minggu (1/11/2015).

“Akibat dari jatuhnya pesawat komersial kami pada Sabtu 31 Oktober di wilayah Sinai, Mesir, Saya menyatakan penetapan tanggal 1 November sebagai Hari Berkabung Nasional Federasi Rusia,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebagaimana diberitakan, pada Sabtu 31 Oktober, semula pesawat Airbus A321 dengan nomor penerbangan 7K-9268 milik Maskapai Metrojet Kogalymavia dijadwalkan lepas landas dari wilayah Sharm el Sheikh, Mesir menuju St. Petersburg, Rusia.

Namun, 23 menit setelah take off dari Bandara Sharm el Sheikh pesawat itu hilang kontak dengan pihak Air Traffic Control (ATC) bandara. Beberapa menit setelahnya Kantor Perdana Menteri (PM) Mesir, Sharif Ismail, mengeluarkan pernyataan bahwa pesawat Airbus A321 itu jatuh di wilayah Sinai tengah.

Pihak Kementerian Penerbangan Sipil Mesir melaporkan telah menemukan kotak hitam (black box) pesawat yang berisikan Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang diyakini akan membantu proses investigasi penyebab jatuhnya pesawat nahas itu. (Jhon.ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker