Menhub, Jalur Kereta Api Trans Sumatera Mulai 2017, Pemda Siap Mendukung

Menteri Perhubungan Ignatiun Jonan menyatakan program pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera akan dimulai dari Sumatera Utara yang pada akhirnya akan menyabung mulai dari Provinsi Aceh hingga Lampung.

Menhub mengakui proses pembangunan fisik jalur kereta api Trans Sumatera tersebut masih lama dan mungkin pengerjaannya baru dilakukan pada tahun 2017.

Saat ini kata Jonan, Sudah mulai dikerjakan meski masih sedikit, saat di temui di Medan, Kamis (8/10/2015), usai meninjau kemajuan pembangunan jalur ganda kereta api jalur Medan-Bandara Kualanamu.

Untuk Sumatera Utara perencanaannya Ia mencontohkan penyiapan jalur kereta api dari Kota Binjai menuju kawasan Besitang, Kabupaten Langkat, yang akan diteruskan ke Provinsi Aceh. Demikian juga jalur dari Rantau Prapat, Kabupaten Labuhan Batu ke arah Dumai, Provinsi Riau.

Menhub mengaku sudah berbicara dengan Plt Gubernur Sumatera Utara HT Ey Nuradi untuk mendukung progam itu dengan menyiapkan berbagai regulasi yang mempermudah. Dan berharap Pemprov Sumut juga dapat menyosialisasikan program pembangunan jalur Trans Sumatera tersebut kepada masyarakat.   “Karena ini pembangunannya juga untuk masyarakat. Apalagi Trans Sumatera itu dimulai dari Sumatera Utara,” kata Menhub.

Ia menjelaskan, program Trans Sumatera dari Aceh hingga Lampung dengan panjang sekitar 2.500 km tersebut dibuat menjadi empat kluster. Kluster pertama di Provinsi, kluster kedua di Sumatea Utara, kluster ketiga di Sumatera Barat, dan kluster keempat di Sumatera Bagian Selatan.

Pemerintah serius untuk membangun jalur Trans Sumatera tersebut untuk mendukung aktivitas masyarakat dan mempermudah akses transportasi di Pulau Sumatera.

“Kalau bisa, kita mampu mengalahkan Hindia Belanda yang gagal membangun jalur yang nyambung di Sumatera,” ujar Menhub.

Sementara itu Sektretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Ridham Priskap, mengatakan bahwa pembangunan jalur rel kereta api Trans Sumatera tersebut masih terus diproses. “Hingga sejauh ini pembangunannya terus diproses. Itu kan proyek pemerintah pusat,” kata Ridham.

Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Jambi dan daerah yang wilayahnya dijadikan jalur perlintasan kereta Trans Sumatera tersebut, mendukung penuh pembangunan rel kereta api ini.   “Tidak ada kendala, kita semua dari pemerintah provinsi dan daerah lain juga mendukung penuh proyek itu,” ungkap Ridham.

Menurut rencana, pembangunan jaringan rel kereta api tersebut menggunakan rute dari Palembang–Jambi–Pekanbaru. Untuk jaringan rel kereta api Palembang–Jambi panjanganya sekitar 216 km. (dul.ak)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker