Yusril: Aksi Teror Jangan Membuat Kegiatan Ekonomi Terhenti

Abadikini.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan teror bom di Surabaya yang terjadi hari Minggu, (134/2018) kemarin jangan sampai membuat kegiatan ekonomi terhenti.

Pasalnya kata Yusril, ledakan bom di depan tiga gereja di Surabaya terjadi menjelang datangnya bulan Ramadhan, banyak warga yang kuatir dengan situasi ini, sehingga beberapa mall dan kegiatan bisnis serta kegiatan sekolah terhenti.

Keadaan ini kata Yusril, makin diperparah dengan peledakan bom bunuh diri susulan di depan gerbang Mapolresta Surabaya Senin pagi (14/5/2018).

“Tujuan teror adalah menciptakan ketakutan yang meluas kepada warga masyarakat. Kalau ketakutan itu meluas maka tujuan dari tindakan teror menjadi tercapai,” kata Yusril lewat rilisnya yang diterima Abadikini.com, Senin (14/5/2018).

Mantan Mentari Hukum dan Ham ini menjelaskan, dengan meluasnya rasa takut, maka masyarakatpun enggan ke luar rumah dan melakukan aktivitas-aktivitas ekonomi. Bila keadaan ini berlanjut maka menurut Yusril, perekonomian yang sudah lesu akan bertambah lesu, yang berpotensi meruntuhkan negara.

“Teror bom jangan membuat perhatian kita beralih dan lengah dari persoalan politik yang menjadi agenda nasional, Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Juga jangan memalingkan perhatian kita dari kesulitan ekonomi yang tengah melilit masyarakat, kurs dollar yang terus menekan rupiah dan beban utang negara yang kian mencemaskan,” jelasnya.

“Bagi masyarakat kecil yang cari uang sehari untuk makan sehari, isyu teror bom yang bisa terjadi di mana saja, benar2 menyusahkan. Apalagi lusa kita sudah memasuki bulan Ramadhan, dan sebentar lagi lebaran. “Bayangkan puasa dan lebaran tidak punya uang”, dampaknya akan luar biasa bagi masyarakat kecil dan menengah,” tambahnya menjelaskan.

Karena itu kata Yusril, meskipun kita harus meningkatkan kewaspadaan menghadapi serangan teroris dan bersatu padu melakukan perlawanan, “namun jangan dilupakan adanya suasana yang kondusif agar beban hidup rakyat kecil tidak makin parah,” pungkasnya.

  • 132
    Shares
Topik Berita

Baca Juga