Robbie Williams dan Aida Garifullina Akan Buka Piala Dunia 2018

Abadikini.com – Setelah Jennifer Lopez dan Pitbull yang tampil 4 tahun lalu, kini giliran Robin Williams yang menjadi penampil Piala Dunia 2018. Hal itu disampaikan musisi 44 tahun lewat akun Instagram pribadinya, pada 11 Juni 2018.

“Aku sangat antusias kembali ke Rusia untuk tampil dalam pembukaan @fifaworldcup! Saksikan pertunjukan tak terlupakan pada Kamis mendatang (14/6/2018),” tulisnya sambil menyelipkan tagar ‘piala dunia’.

Menurut pelantun She’s the One tersebut, mengaku, penampilanya kali ini adalah sebuah penghargaan besar dalam karier bermusiknya. “Aku sangat senang dan bersemangat bisa kembali ke Rusia dan memberikan penampilan unikku. Saya telah melakukan banyak hal dalam karierku,”tulisnya.

Suami Ayda Field itu menambahkan, “Menjadi pembuka Piala Dunia untuk 80.000 penggemar sepak bola di stadion dan jutaan orang di seluruh dunia adalah impian masa kecilku.”

Namun, seperti diberitakan BBC, Selasa (12/6/2018), Robbie Williams tidak akan tampil sendiri di atas panggung. Pihak penyelenggara sudah memilih penyanyi lokal untuk berkolaborasi dengannya.

Adalah Aida Garifullina, seorang penyanyi opera seksi asal Rusia, yang beruntung untuk berkolaborasi dengan mantan personel Take That tersebut. Nama Garifullina sudah cukup dikenal para pencinta opera di Rusia maupun di tingkat internasional.

Williams dan Garifullina akan tampil di Luzhniki Stadium, yang merupakan venue acara pembukaan Piala Dunia 2018. Keduanya akan tampil sekira 30 menit sebelum kick off pertandingan pertama dimulai, pada Kamis (14/6/2018) waktu setempat.

Sayangnya, penampilan Williams dalam acara tersebut tampaknya akan ditentang oleh banyak masyarakat Rusia. Hal ini karena mereka sempat tersinggung dengan lagu Party Like a Russian yang dirilis Williams pada 2016.

Sergey Knyazev, Anggota National Association of Event Organizers, menilai, lagu itu bisa saja menjegal langkah Williams untuk menjadi penampil utama Piala Dunia 2018. Pasalnya, sebagian besar masyarakat Rusia sempat geram dianalogikan Williams sebagai pencinta pesta.

“Lagu itu akan kembali memancing kekesalan masyarakat Rusia dan bisa mengancam penampilan Williams di Moskow. Tidak ada satu pun perusahaan besar atau individu yang menginginkan dia ada di acara mereka. Mereka ingin segera mengakhiri lelucon tentang ‘Rusia Baru’ tersebut,” kata Knyazev.

  • 4
    Shares
Topik Berita

Baca Juga