Soal Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Pengamat: Hidayat Nur Wahid Sedang Berhalusinasi

Abadikini.com, JAKARTA – Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe mengatakan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid seperti sedang berhalusinasi dengan pernyataannya terkait Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya, Hidayat Nur Wahid mengaku merasa aneh, Ratna Sarumpaet bisa masuk ke dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasalnya, menurut Hidayat, Ratna Sarumpaet sebelumnya pendukung  Basuki T Purnama atau Ahok.

“Saya pikir pernyataan beliau itu (Hidayat Nur Wahid) seperti sedang berhalusinasi ketika Ratna Sarumpaet tersandung hukum,” kata Ramses di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Halusinasi, kata Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia itu merupakan sebuah persepsi palsu. Persepsi palsu tersebut, menurut dia dapat terjadi pada salah satu dari lima panca indra.

“Halusinasi pada dasarnya melihat, mendengar, meraba, mengecap, atau mencium bau sesuatu yang sebenarnya tidak ada,” jelas dia.

Lebih lanjut, Ramses menjelaskan, selain pernyataan itu, halusinasi juga karena diduga, kasus Ratna Sarumpaet tersebut menampar wajah Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebelumnya, Prabowo-Sandi membela pernyataan Ratna Sarumpaet yang ternyata hanyalah cerita bohong.

“Iya selain pernyataan itu halusinasi juga karena diduga, kasus Ratna Sarumpaet itukan menampar wajah Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno yang sebelumnya mereka bela mati-matian padahal ending-nya hanyalah cerita bohong atau hoaks,” katanya.

Menurut Ramses, bila pernyataan itu didasari karena foto Ratna Sarumpaet yang tampil mengenakan kemeja kotak-kotak yang identik dengan kemeja yang dikenakan tim Jokowi sebagai ciri khas, tentu sangat disayangkan. Pasalnya, pernyataan seorang tokoh politik bisa menimbulkan kagaduhan di tengah masyarakat.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid sempat mempertanyakan Ratna Sarumpaet masuk ke dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sebab, Hidayat mengakui masih mengingat arah dukungan Ratna Sarumpaet saat Pilkada DKI Jakarta 2017, yang berseberangan dengan kubu mereka, yakni mendukung Cagub dan Cawagub Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. (dor.ak)

Sumber: suara pembaruan

  • 6
    Shares
Topik Berita

Baca Juga