Pemprov DKI: Pendatang Baru Jangan Jadi PMKS Jalanan

Abadikini.com, JAKARTA- Pasca lebaran biasanya banyak pendatang baru ke Jakarta untuk mengadu nasib. Banyaknya pendatang baru tersebut tak berbanding lurus dengan jumlah ketersediaan lapangan pekerjaan.

Ini mengakibatkan kompetisi yang sedemikian ketat. Sehingga pendatang baru yang tidak mendapat pekerjaan, rentan menjadi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) baru di DKI Jakarta.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan, mengatakan agar tidak menjadi PMKS jalanan, masyarakat yang ingin datang ke Jakarta harus memastikan mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan dan tempat tinggal yang jelas.

“Jakarta sebagai ibu kota negara terbuka bagi siapapun yang ingin mengadu nasib. Namun kami mengimbau jika ingin ke Jakarta harus dipersiapkan agar tidak luntang-lantung. Jangan sampai jadi PMKS jalanan,” kata Masrokhan, Minggu, 10 Juni 2018.

Ia melanjutkan pendatang baru yang datang ke Jakarta harus memastikan mereka mempunyai kriteria seperti keterampilan yang dibutuhkan di Jakarta, pekerjaan yang jelas, dan tempat tinggal di Jakarta. Agar kehidupan mereka ada yang menjamin.

Jika pendatang baru tidak memiliki kriteria itu, pihaknya khawatir mereka akan hidup telantar di Jakarta. Kondisi itu tentu merugikan dirinya sendiri. Niat awal ingin mendapat kehidupan yang lebih baik, namun karena tidak memiliki persiapan akhirnya akan menyusahkan dirinya.

“Jika luntang-lantung di Jakarta, menggelandang di Jakarta karena telantar, sudah jadi tugas kami untuk melakukan penjangkauan. Karena mereka sudah menjadi PMKS jalanan. Terus mereka akan kami bawa ke panti,” kata Masrokhan.

Jika pendatang baru tidak memiliki kriteria itu, pihaknya khawatir mereka akan hidup telantar di Jakarta. Kondisi itu tentu merugikan dirinya sendiri. Niat awal ingin mendapat kehidupan yang lebih baik, namun karena tidak memiliki persiapan akhirnya akan menyusahkan dirinya.

“Jika luntang-lantung di Jakarta, menggelandang di Jakarta karena telantar, sudah jadi tugas kami untuk melakukan penjangkauan. Karena mereka sudah menjadi PMKS jalanan. Terus mereka akan kami bawa ke panti,” kata Masrokhan.

  • 7
    Shares

Baca Juga