Ketua Fraksi PDIP Dibunuh hingga Ususnya Terburai

Abadikini.com, TAPANULI UTARA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang juga ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tapanuli Utara (Taput), di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Hulman Nababan (43) ditikam hingga usus terburai.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Utara, AKP Hendro Sutarno menerangkan, Hulman Nababan kena tikam, terlibat perkelahian dengan Rommel Parulian Lumbantoruan (43), pada Rabu 7 November 2018, sekira Pukul 21.10 WIB.

Diketahui keduanya merupakan tetangga yang berdomisili di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siboronborong, Kecamatan Siborongborong, Taput, Sumut.

Kata Hendro, peristiwa ini diketahui disaat seorang bocah mendatangi Polsek Siborongborong, melaporkan telah terjadi perkelahian di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siborongborong. Pihak Polsek segera mengecek/menuju lokasi kejadian.

“Sesampainya di lokasi kejadian, Petugas Polsek mengamankan lokasi kejadian serta menemukan barang-barang yang diduga ada kaitannya dengan perkara. Petugas Polsek bersama masyarakat, membawa kedua warga yang berkelahi ke Puskesmas Siborongborong untuk perawatan medis dan visum,” kata AKP Hendro Kamis (8/11/2018).

Perkelahian itu, sambung dia, lokasinya persis di Jalan dan dekat rumah Hulman Nababan. Saat ini Hulman Nababan dirawat di RSUD Tarutung, Taput.

Dari lokasi perkelahian, ungkap AKP Hendro Sutarno, polisi mengamankan barang bukti, yakni 1 bilah parang/pedang dengan ukuran kurang-lebih 1 meter, 1 bilah parang/pedang dengan ukuran-kurang lebih 80 centimeter dan 1 tangkai besi petak berwarna hitam dengan ukuran kurang lebih 2 meter.

Sementara itu, Ketua DPRD Taput yang sebagai Sekretaris DPC PDIP Taput, Ir Poltak Pakpahan menuturkan, bahwa Hulman Nababan adalah anggota DPRD dan merupakan ketua Fraksi PDIP di DPRD Taput.

“Saya pagi ini sudah membesuk beliau (Hulman Nababan) ke RSUD Tarutung dan kesehatan beliau sudah membaik atau sudah sadar. Perkelahian itu terjadi hanya karena masalah sepele, yaitu masalah ketersinggungan,” tutur Poltak Pakpahan.

Poltak Pakpahan menuturkan, Seminggu lalu, Hulman Nababan yang juga maju sebagai calon legislatif 2019 dari PDIP daerah pemilihan 3 Taput, duduk di warung ‘Tuak’ bersama Rommel Parulian Lumbantoruan.

“Saat Hulman dan Rommel duduk di warung tuak, istri Rommel datang ke warung itu memanggil dan mengajak suaminya pulang. Dan Hulman mengatakan kepada istri Rommel, duluanlah pulang ‘bere’ (keponakan). Tidak kau segani aku ‘Tulang’mu (paman) disini, kata Hulman kepada istri Rommel,” tutur Poltak Pakpahan.

Poltak Nababan mengisahkan, saat itu istri Rommel sontak marah-marah di warung itu, seraya menjawab Hulman, tidak ada DPRD-DPRD-nya disini. Hulman Nababan-pun akhir mengimbau Rommel, agar menuruti ajak istrinya pulang dari warung tuak.

“Itulah duduk masalahnya, Rommel mungkin tersinggung, karena Hulman mengimbaunya untuk menuruti ajak istrinya pulang dari warung. Dan pasca pertemuan di warung, sekira Minggu lalu Rommel sudah mendatangi rumah Hulman. Namun saat itu, Hulman sedang berada di Kodya Medan,” pungkas Poltak Nababan. (ak/okz)

  • 6
    Shares

Baca Juga