Kalah dari Everton, Amorim Akui MU Masih Kekurangan Pemain Kunci di Sayap
Abadikini.com, JAKARTA – Manchester United kembali disorot setelah kekalahan memalukan dari Everton yang bermain dengan 10 orang. Di balik kritik tersebut, manajer Ruben Amorim mengakui satu kelemahan mendasar kurangnya wing-back menyerang dengan karakter mirip Amad Diallo.
Masalah itu terlihat jelas di Old Trafford. Ketika Patrick Dorgu ditarik keluar, Amorim memasukkan Diogo Dalot—bek kanan murni—untuk mengisi sisi kiri. Pergantian itu membuat United kehilangan ancaman dari flank kiri dan mempertegas ketidakseimbangan skuat yang ia miliki.
“Di laga melawan Everton, kami butuh pemain seperti Amad, tapi di sisi sebaliknya. Tipe pemain seperti itu penting untuk memaksimalkan permainan ketika lawan tampil dengan 10 orang,” ujar Amorim kepada Sky Sports News, Sabtu (29/11/2025).
“Kami masih mencari komposisi ideal di setiap posisi. Prosesnya butuh waktu.” tambahnya.
Akhir pekan ini, United akan berhadapan dengan Crystal Palace—tim yang juga memakai sistem tiga bek, namun dinilai tampil jauh lebih efektif. Amorim enggan membandingkan secara langsung, tetapi ia mengakui bahwa tim asuhan Oliver Glasner saat ini lebih stabil dan lebih matang secara taktik.
“Cara bermain kami berbeda. Tetapi mereka menjalankan banyak hal dengan lebih baik,” ucap Amorim.
Crystal Palace kini berada di posisi kelima, unggul dua angka dari United yang terdampar di peringkat ke-10. Duel di Selhurst Park menjadi kesempatan bagi United untuk menyalip, meski tantangannya tidak kecil.
Salah satu pembeda utama adalah keberadaan Daniel Munoz. Wing-back kanan Palace itu tampil impresif dan bahkan pernah mengungkapkan ketertarikannya bermain untuk Manchester United. Munoz, yang semakin bersinar di bawah Glasner, tidak menutup ambisi untuk berseragam klub top Eropa.
“Bermain untuk Barcelona, PSG, Real Madrid, atau Manchester United selalu jadi impian. Untuk sekarang fokus saya di Palace, tapi saya bekerja keras agar menarik perhatian klub-klub besar. Kita lihat saja di bursa transfer musim dingin,” kata Munoz.
Ketika United masih berkutat mencari wing-back menyerang tambahan, Palace justru menikmati hasil kerja keras pemain yang sejak lama bercita-cita tampil di Old Trafford. Ironis, tetapi realistis—dan mungkin menjadi babak baru di bursa transfer mendatang.

