Trending Topik

Dewan Pembina YPIP Bima Aris Muhammad Tegaskan Siap Tingkatkan Mutu Akademik

Abadikini.com, JAKARTA – Dewan Pembina Yayasan Pengajaran dan Ilmu Pendidikan (YPIP) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Aris Muhammad menyampaikan paska perubahan nama STKIP menjadi YPIP pihak terus lakukan pembenahan Yayasan dan mutu pendidikan di YPIP.

Baca Juga

“Dalam upaya mengangkat kembali nama besar STKIP yang telah berubah nama menjadi Yayasan Pengajaran dan Ilmu Pendidikan (YPIP) Bima, saya bertekad meningkatkan mutu dan siap mencetak Mahasiswa yang berwawasan luas dan menguasai ilmu-ilmu Akademik sesuai bidang yang digelutinya,” kata Aris Muhammad lewat keterangannya kepada Abadikini.com, Ahad (8/11/2020).

Selain itu terang dia, para pengajar Dosen dan Karyawan juga akan terus diperhatikan kesejahteraannya.

“Tanpa mereka mustahil akan bisa menjadi Kampus yang bermutu dan terfavorite di Bima khususnya dan di NTB secara umum,” ujar Aris.

Untuk itu lanjut Aris, manajemen dan sistem Keuangan akan terus dikelola secara transparan, profesional dengan menggunakan sistem IT terpadu.

“Kemudian peningkatan mutu pendidikan yang baik setingkat dengan materi akademik perguruan tinggi seperti di kota-kota besar lainnya di tanah air dan luar negeri,” jelasnya.

Aris menjelaskan, seirama dengan rencana tersebut darinya telah menghubungi sahabat-sahabatnya yang berprofesi dosen di luar negeri, yaitu, Deakin University dan Monash University Melbourne Australia.

Tidak tertutup kemungkinan tegas Aris, dirinya juga akan bekerja samam dengan Universitas lain di Australia untuk memberikan kuliah Umum dan penukaran Mahasiswa.

“Alhamdulillah, permintaan saya ini mendapat respon positif mereka siap untuk memberikan kuliah umum di Kampus YPIP Bima, dibidang ilmu Ekonomi, Budaya, Pendidikan dll,” jelas Aris.

“kemudian tanggal 6 Desember 2020 nanti sudah ada kesediaan dari Diplomat Ulung Bapak Dr. Wahid Supriyadi, SE, mantan Konsul Jenderal RI Melbourne, Duta Besar RI Uni Emirat Arab (2012-2016), Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus (2016-2020) untuk memberikan Kuliah umum,” tambahnya.

Sebelunya kata Aris, pada Bulan September 2020 lalu pihaknya telah mengundang bapak Dr. Ekojatmiko Sukarso, drg., SH., MM., M.Kes., MH Rektor STIH Dharma Andigha Bogor (Dirjen DIKTI periode 2005-2010) tatap muka dengan dosen-dosen dan Mahasiswa dalam ruangan Auditorium HM. Djafar Amyn Kampus YPIP Bima.

“Kemajuan” Negara ini salah satunya adalah Pendidikan yang tinggi untuk itu Perguruan Tinggi harus bersunguh-sungguh mendidik dan memperbaiki sistem pembelajaran agar lembaga dan para lulusannya dapat bersaing di dunia luar,” tegasnya.

Aris menegaskan, yang paling utama dalam meningkatkan mutu pendidikan, seperti pelayanan akademik dan pelayanan administrasi harus maksimal, kemudian pemenuhan software dan hardware karena software dan hardware ini berhubungan dengan pelaporan ke Dikti dan itu harus dipenuhi untuk kemajuan Lembaga.

Menurut Aris, menyampaikan dalam Ivet bahwa dalam Era Revolusi Industri 4.0 ini Kemenristek Dikti mengizinkan kepada seluruh Perguruan Tinggi untuk melakukan model pembelajaran E learning karena dengan pembelajaran menggunakan model Daring ini kemajuan pendidikan akan segera terealisasikan dan kita tidak tertinggal jauh oleh pendidikan di negara yang lain.

“Maka dari itu kami sangat mendukung dan bangga terhadap YPIP Bima, kami siap melakukan pembelajaran pembenahan sesegera mungkin,” tegas Aris.

Dia menjelaskan, maksud dari pendidikan E Learning itu adalah pembelajaran menggunakan Internet mulai dari pembelajarannya, materi pelajaran, kemudian ujian semester semua menggunakan sistem online.

Namun, tutur dia, E Learning hanya untuk (PJJ) Pembelajaran Jarak Jauh untuk reguler dapat menggunakan pembelajaran Blanded Learning yang dimana pembelajaran ini memadukan antara pembelajaran online dan offline atau tatap muka.

“Kedepannya harapan Dikti adalah mempermudah Mahasiswa untuk belajar yang lebih tinggi dan juga memajukan mutu pendidikan, lebih khususnya di Yayasan Pengajaran Ilmu Pendidikan (YPIP) Bima,” tuturnya.

Selain itu kemajuan Perguruan Tinggi juga salah satunya adalah peningkatan Akreditasi yang baik maka pandangan orang terhadap mutu perguruan tinggi tersebut juga akan baik, “untuk itu semua elemen harus bekerja keras demi peningkatan mutu pendidikan pada Yayasan Pengajaran Ilmu Pendidikan (YPIP) Bima,” pungkasnya.

Ketua (STKIP) Bima, Dr. Nasution, M.Pd menyampaikan Visi (STKIP) Bima, kedepan mampu berkiprah dalam masyarakat Akademik secara luas yang Unggul, Inklusif, Humanis dan berintegrasi serta mampu memberikan Pelayanan untuk kesejahteraan Masyarakat.

Untuk dapat mewujudkan Visi tersebut maka strategi pencapaiannya yaitu :

1. Meningkatkan kapasitas SDM baik Dosen dan Tenaga Akademik;

2. Mengembangkan tradisi Penelitian yang berbasis pada Desiminasi dan publikasi;

3. Mendorong pembukaan Program Studi Baru dan program Magister Pendidikan yg dapat meningkatkan Pelayanan, Reputasi dan Citra (STKIP) Bima;

4. Mengembangkan Proses Pembelajaran dan Tata kKelola berbasis Teknologi Informasi;

5. Membangun karakter lulusan sesuai dg Citra STKIP Bima Jiwa yang Unggul, ujar Ketua (STKIP) Bima. Nasution.

Baca Juga

Back to top button