Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bukan dari Utang

Abadikini.com, JAKARTA – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati terus berupaya menarik investasi untuk datang ke Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan sehat. Meski demikian, dia menegaskan, sebagian besar pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak ditopang oleh utang.

“Jadi nantinya sebagian besar pertumbuhan ekonomi kami, tidak datang dari pinjaman atau utang, tapi lebih dari private sektor. Sama baiknya dengan atau sejalan dengan datangnya modal, itulah mengapa prioritas kami untuk meningkatkan atau menjaga iklim investasi menjadi hal yang utama,” ujarnya di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (26/11).

Sri Mulyani mengatakan, Presiden Jokowi memiliki cita-cita menjadikan Indonesia menjadi negara kaya dan maju. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tercapai walau ekonomi global melambat. Investasi menjadi fokus utama pemerintah agar cita-cita tersebut tercapai.

“Presiden Jokowi, sangat memiliki ambisi untuk mentransformasikan Indonesia, untuk membuat Indonesia terus maju, kaya dan berkelanjutan (dari sisi ekonomi),” jelasnya.

Terobosan Tarik Investasi

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, untuk menarik lebih banyak investasi pemerintah telah melakukan berbagai terobosan. Terutama pembangunan infrastruktur yang masif pada awal 5 tahun pemerintahan pertama.

“Lewat perbaikan iklim investasi ini kami berharap bisa menyediakan ruang bagi banyak investor untuk datang ke Indonesia, baik domestik maupun asing, untuk membangun ekonomi bersama kami,” tandasnya.

Sumber Berita
MDK
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close