Ragam Tradisi di Tanah Marapu

Abadikini.com, JAKARTA – Sumba merupakan salah satu destinasi wisata yang kaya akan seni, budaya, dan tradisi adat lokal. Sumba juga menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki pantai menakjubkan.

Dalam melestarikan tradisi adat lokalnya, Sumba memiliki Rumah Budaya Sumba yang dikenal sebagai pusat budaya. Rumah tersebut juga dijadikan sebagai pusat studi dan pelestarian budaya Sumba.

Selain Rumah Budaya Sumba, ada desa atau kampung Praijing yang dikenal dengan desain rumah adatnya yang unik. Kampung Praijing telah direnovasi, namun tidak menghilangkan nilai-nilai budaya lokal.

Setiap lekukan dinding rumah adat di Kampung Praijing sarat akan berbagai makna. Setiap rumah memiliki makna masing-masing, bergantung posisinya dalam sebuah adat. Biasanya, rumah kepala suku akan lebih mencolok dari segi atap dan warna.

Selanjutnya, ada Kampung Adat Tarung. Banyak turis lokal atau mancanegara yang berkunjung ke desa ini untuk menyaksikan berbagai kegiatan tradisi dan adat. Para warga setempat sangat terbuka untuk menyambut para turis dan menunjukkan betapa indahnya kebudayaan Sumba.

Di Kampung Adat Tarung, pengunjung juga dapat melihat tarian tradisional Sumba, yaitu Tari Woleka. Tarian ini biasanya digunakan untuk menyambut turis dalam acara yang sedikit formal dan juga menyambut kepala negara.

Satu hal lagi yang tak boleh terlewatkan saat berkunjung ke Sumba, yakni mencicipi kuliner khas Ropakoda. Sudah sangat jarang sekali Ropakoda dikonsumsi oleh warga lokal maupun warga asing. Masyarakat Sumba sendiri pun sudah jarang menyajikan Rapokada sebagai hidangan penyambutan atau hanya sekadar dijual.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai ragam tradisi di Sumba, jangan lewatkan menyaksikan program IDEnesia pada Minggu, 21 April 2019, pukul 21.30, di Metro TV.

Editor
Sulasmi
Sumber Berita
Medcom
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button