Kecam Aksi Penembakan Keji di Masjid Selandia Baru, HMI Cabang Jakarta Pusat Utara Tegaskan Pelaku Adalah Teroris

Abadikini.com, JAKARTA – Dunia sedang berduka. Pasalnya, pembantaian keji terjadi di Masjid An-Nur, pusat ibadah dan sosial komunitas Muslim di negara bagian Selandia Baru. Masjid yang menjadi saksi kekejaman teror tersebut beralamat di Jl Deans Avenue No 101, Christchurch, New Zealand, sekitar 50 meter dari taman kota Christchurch, Hegley Park.

Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara Badai Ahtadera menyesalkan insiden penembakan teroris di Selandia Baru itu, di mana para jamaah akan melaksanakan shalat Jumat.

“Saya sangat menyesalkan insiden yang terjadi di Christchurch di mana 40 orang ditembak mati oleh orang-orang bersenjata di dua masjid ketika mereka sedang melakukan shalat Jum’at. Saya berharap bahwa pemerintah Selandia Baru akan menangkap para teroris ini dan melakukan yang diperlukan berdasarkan hukum negara. HMI Cabang Jakarta Pusat utara  akan mendesak Pemerintah Indonesia untuk memastikan bahwa warga Indonesia di sana aman. Pikiran dan doa kami bersama para korban dan keluarga dari insiden penembakan,” tulis Badai Ahtadera Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Pusat Utara dalam keterangan tertulisnya yang diterima Abadikini.com pada Jumat (15/3)

Setidaknya lebih dari 40 orang meninggal dunia setelah teroris bersenjata melakukan live streaming penembakan brutal di sebuah Masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru.

Polisi mengaku sudah menangkap tiga pelaku, dua pria dan satu wanita. Diduga keduanya punya hubungan emosional yang kuat.

Seorang pria bersenjata mengidentifikasi dirinya bernama “Brenton Tarrant”.

Pelaku ditangkap hanya sekitar 30 menit setelah kejadian di kawasan Sydneyham, Jalan Brougham, sekitar 3,4 km dari tempat kejadian perkara.

  • 22
    Shares
Topik Berita

Baca Juga