Pemuda Pancasila Jatim Gelar Bhakti Sosial Donor Darah Untuk Korban Bom Surabaya Dan Sidoarjo

Abadikini.com, JAKARTA- Musibah yang menimpa warga Surabaya dan Sidoarjo, menumbuhkan rasa kemanusiaan semua insan yang bernurani, demikian halnya yang diwujudkan oleh Organisasi Pemuda Pancasila Jawa Timur.

Sebagai bentuk nyata kepedulian dan keperhatinan terhadap para korban aksi teror bom di Surabaya dan Sidoarjo, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Timur bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya menggelar bhakti sosial donor darah, yang bertempat di Kantor MPW Pemuda Pancasila Jatim, Jl. Jaksa Agung Suprapto No.21, Kota Surabaya, pada Selasa (15/5/2018) mulai pukul 08.00 WIB.

Sebelum mendonorkan darah, para peserta terlebih dahulu dilakukan pengecekan tekanan darah, hal itu dilakukan untuk melakukan pengecekan layak atau tidaknya dilakukan donor darah. Pada kegiatan bakti sosial donor darah ini, diikuti sebanyak 115 Kader dari MPC Pemuda Pancasila Surabaya, MPC SRIKANDI Surabaya, dan MPC Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA) Surabaya.

“Hal ini kami lakukan spontan bersama para Kader dan semata-mata bertujuan hanya untuk empati kemanusiaan terhadap saudara kami sebangsa dan setanah air yang tertimpah musibah teror bom Surabaya dan Sidoarjo,” Ujar Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, H. Muhammad Alyas, SH, M.Hum, Selasa (15/5/18).

Menurut dia, kegiatan donor darah adalah dengan tujuan untuk semakin meningkatkan kegiatan sosial dan sebagai wujud kepedulian Pemuda Pancasila terhadap kemanusiaan, agar lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para korban bom Surabaya dan Sidoarjo.

“Ini wujud nyata kepedulian kita terhadap masyarakat dalam bidang kemanusiaan, melalui setetes darah yang kita sumbangkan diharapkan dapat meringankan penderitaan masyarakat korban teror bom yang membutuhkan,” ungkapnya.

Muhammad Alyas juga mengajak masyarakat agar senantiasa berbagi kebaikan untuk sesama agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga, apalagi gotong royong dan saling membantu adalah ciri khas masyarakat Indonesia yang tidak ada duanya di dunia.

Sebelumnya, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti ikut dalam menyumbangkan darahnya.

La Nyalla datang ke Kantor PMI Surabaya pada Minggu (13/5/2018) atau hanya beberapa jam setelah tragedi bom yang menyerang beberapa gereja di Kota Pahlawan ini terjadi. La Nyalla datang untuk mendonorkan darahnya demi membantu puluhan korban yang terluka.

Sementara itu, dr. Andre Ago yang merupakan Dokter seleksi donor unit donor darah PMI Surabaya menyebutkan bahwa Ia takjub dengan antusiasme Kader Pemuda Pancasila dalam memberikan donor darah ini sangat membantu korban untuk bertahan hidup

“Kami sangat terbantu dengan kepedulian Kader Pemuda Pancasila. Banyak yang mengantre. Tentu saja kami dengan senang hati menerimanya. Bagi Kader PP lain yang masih ingin mendonor, kami akan tetap melayani karena yang membutuhkan darah tak hanya dari korban bom,” kata dr. Andre.

Andre mengaku PMI Surabaya sempat kewalahan dengan banyaknya permintaan darah yang datang akibat banyaknya korban dari tragedi bom ini. Namun, berkat bantuan masyarakat yang langsung berduyun-duyun melakukan donor darah, permintaan darah bisa dipenuhi.

Rasa solidaritas dan empati warga yang tinggi terhadap para korban bom di tiga gereja dan Kantor Polrestabes Surabaya mendorong mereka ingin membantu dengan menyumbang darah.

Berdasarkan data sebelumnya, stok darah di PMI Surabaya saat ini sebanyak 2.632 kantong. Perinciannya darah golongan A mencapai 529 kantong, darah golongan B 790 kantong, darah AB 237 kantong, dan golongan darah O sebanyak 1.053 kantong. (ak/ln)

  • 7
    Shares
Topik Berita

Baca Juga

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com