Jelang Kunjungan Trump ke Asia Pasifik, Pesawat Tempur AS Terbang di Atas Semenanjung Korea

abadikini.com, SEOUL – Ancaman nuklir Korea Utara (Korut) kemungkinan akan membayangi lawatan Donald Trump ke Asia Pasifik, yang akan dimulai, Minggu (5/11/2017), di Jepang, dan mencakup perhentian di Korea Selatan (Korsel), China, Vietnam dan Filipina.

Dua pesawat pembom supersonik Amerika Serikat (AS) terbang di atas Semenanjung Korea untuk melangsungkan latihan militer sekaligus unjuk kekuatan terhadap Korut menjelang lawatan resmi pertama Presiden Donald Trump ke Asia Pasifik.

Seorang pejabat militer Korsel mengatakan, Jumat (3/11/2017) kedua pesawat B-1B yang berpangkalan di Guam itu dikawal dua jet tempur F-16 Korsel, selama latihan hari Kamis (2/11/2017), dekat kawasan pantai timur Korsel. Latihan itu mensimulasikan serangan dengan target darat, namun tidak menggunakan senjata sungguhan.

Media pemerintah Korut menyebut kegiatan militer AS itu latihan serangan nuklir kejutan dan menuding AS berusaha memicu perang nuklir.

[ads1]

 

Dalam beberapa bulan terakhir, Korut telah melangsungkan uji nuklir dan uji misil balistik antar benua yang dapat menjangkau daratan utama Amerika Serikat (AS). Korut juga sempat meluncurkan misil jarak menengah di atas Jepang dan mengancam akan mengarahkannya ke Guam – sebuah teritori dan pusat militer AS di Pasifik.

AS menanggapi aksi Korut ini dengan mengirim aset-aset militer strategisnya ke kawasan itu untuk patroli atau latihan. Ini membuat marah Korut, yang menteri luar negerinya September lalu mengancam bahwa negaranya berhak mengambil tindakan penangkalan, termasuk menembak jatuh pesawat-pesawat tempur AS. (beng.ak)

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button