Bupati Yuslih Ihza Tolak Pengeboran PT Timah di Perairan Manggar

abadikini.com – BELITUNG – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) merespon dan menyatakan menolak pelaksanaan pengeboran laut yang akan dilakukan PT Timah Tbk di perairan laut Beltim yang dikabarkan akan dilangsungkan tahun ini.

Penolakan tersebut disampaikan Bupati Beltim Yuslih Ihza setelah menerima surat dari Direksi PT Timah perihal kegiatan pengeboran laut itu melalui rilis Diskominfo Kabupaten Beltim seperti dikutip posbelitung, Selasa (24/1/2017)

“Kami tidak merekomendasikan dan tidak mendukung pihak perusahaan melakukan pengeboran di Beltim. Ini kan imagenya ngebor langsung kan nambang, dampaknya sangat besar bagi masyarakat, suasana bisa dak kondusif,” tegas Yuslih saat rapat dengan para pimpinan SKPD Beltim di ruang kerja Bupati Beltim, Selasa (24/1/2017) seperti dikutip dalam rilis tersebut..

Menurut Yuslih dalam rilis tersebut, pengeboran akan sangat berdampak dan berpengaruh buruk bagi warga masyarakat.

“Satu kapal isap orang lah ribut, ape agik 6 kapal isap. Ini kan dak sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menggalakkan pariwisata di Belitung. Lingkungan kita jadi rusak dan pengaruh pada mata pencaharian masyarakat kita,” ujarnya.

Senada, Asisten pemkab beltim, Zuryanti, menjelaskan adanya pengeboran akan merusak ekosistem (laut) dan banyak nelayan kehilangan pekerjaan.

“Pengeboran akan mencemarkan laut sampai berapa mil dan 3000 nelayan di Beltim akan kehilangan mata pencaharian dan akan banyak kemiskinan. Kita tetap tolak pengeboran laut di Beltim,” ujarnya dalam rilis yang sama.

Diskominfo Beltim menulis, bahwa PT Timah akan melakukan pengeboran pada awal tahun 2017 hingga Desember 2017 dengan mengoperasikan 6 unit kapal bor dengan dibantu personil 180 orang di perairan Manggar dan sekitarnya. (asep.ak.)

Baca Juga

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button