Xanana Gusmao bertemu Menkopolhukam Wiranto dan Menlu Retno Marsudi bahas sengketa perbatasan Indonesia-Timor Leste di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Xanana Gusmao ke Jakarta Bahas Sengketa Perbatasan Indonesia-Timor Leste

abadikini.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan penyelesaian sengketa perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dilanjutkan kembali. Sebelumnya, penyelesaian sengketa antara Indonesia dan negara yang keluar dari NKRI usai referendum pada 1999 silam sempat terganggu.

“Masih ada (sengketa), tapi bukan tidak bisa diselesaikan, dalam proses penyelesaian. Kemarin terganggu karena ada pemilu presiden di sana. Sudah selesai sekarang, habis ini kita lanjutkan lagi,” kata Wiranto usai menerima Kepala Negosiator Perbatasan Maritim Timor Leste, Xanana Gusmao bersama Menlu RI Retno Marsudi di kantor Kemenpolhukam, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Wiranto menegaskan pihaknya berharap sengketa perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste segera selesai. Mantan Panglima ABRI (sekarang TNI) itu pun berharap persoalan perbatasan ini selesai dengan baik dan benar agar diterima hukum internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Xanana mengatakan Timor Leste sudah memberi kepercayaan padanya untuk membahas sengketa perbatasan dengan Indonesia. Itu, kata dia, ditandai lewat kehadirannya bertemu Wiranto dan Retno kemarin.

“Kita update, pertama karena sebenarnya kita sudah saran sedikit tapi kan ada evolusi politik, dinamika politik di sana, saya harus ke sini. Saya bisa katakan teman-teman di sini bahwa sabar dulu ya,” ujar Xanana.

Sosok yang menjadi salah satu pimpinan untuk memerdekakan Timor Leste pada 2002 silam berdiplomasi akan meluruskan sengketa perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste pada waktu yang tepat.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Timor Leste sepakat membentuk tim kecil dengan nomenklatur Senior Officer Consultation (SOC) untuk membahas perbatasan antarkedua negara yang masih belum tuntas. Pembentukan tim itu dipublikasikan setelah beberapa menteri kabinet pemerintah Jokowi bertemu dengan Xanana pada 13 Februari lalu.

Dalam SOC, delegasi Timor Leste disebut diketuai Roberto Sarmento de Oliveira Soares. Sementara, delegasi Indonesia diketuai Direktur Jenderal Asia, Pasifik, dan Afrika, Desra Percaya.

Untuk menghindari terjadi konflik horizontal dalam pembahasan perbatasan tersebut, kala itu kedua pemerintah menyebut membangun dialog dengan komunitas warga perbatasan. Negosiasi yang dilakukan tidak hanya antarpemerintah (government to government).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Beri Tanggapan Anda?

Media Partner