Suasana Sidang MK

Secara Tegas MK Enggan Keluarkan Putusan Sela Hak Angket KPK

abadikini.com, Jakarta- Mahkamah Konstitusi (MK) secara tegas menyatakan menolak mengeluarkan putusan sela terkait permohonan uji materi yang diajukan Masyarakat Sipil Selamatkan KPK. Putusan tersebut dilakukan dengan proses voting.
“Permohonan putusan provisi (sela) dinyatakan ditolak,” ujar Wakil Ketua MK Anwar Usman dalam sidang lanjutan atas gugatan uji materi soal hak angket yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), di Gedung MK, Medan Merdeka Barat, Rabu (13/9).

 

Anwar menjelaskan, putusan ini diambil setelah majelis hakim melakukan rapat permusyawaratan hakim (RPH) pada September lalu. Dalam RPH yang dihadiri delapan orang hakim itu, katanya, kesepakatan tidak tercapai. Sesudah itu, majelis hakim melakukan pemungutan suara (voting).

Terdapat empat hakim yakni Arief Hidayat, Anwar Usman, Aswanto, dan Wahiduddin Adams menyatakan menolak permohonan. Sementara itu, empat hakim lainnya yakni I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Manahan MP Sitompul dan Maria Farida Indrati, menyatakan mengabulkan permohonan.

“Berhubung suara ketua MK Arief Hidayat, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang  MK, termasuk ke dalam 4 hakim konstitusi yang berpendapat menolak permohonan putusan provisi, maka permohonan putusan provisi dinyatakan ditolak,” tegas Anwar. Adapun pada pasal 45 ayat 7 Undang-Undang  Nomor 8 Tahun 2011 tentang MK, menyebutkan jika tidak ada kata sepakat maka pengambilan keputusan ditentukan oleh ketua MK. (Rafael.ak)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Beri Tanggapan Anda?

Media Partner