Gerakan Mahasiswa Kepri Meminta Kantor Imigrasi Memperketat Tenaga Kerja Asing Masuk ke Batam

abadikini.com, Batam – Gerakan Mahasiswa (GEMA) Kepulauan Riau, Melakukan Demo ke Kantor Imigrasi Kelas IA, Jalan Engku Putri Batam Centre, Rabu (6/12/2017) Sore, Para GEMA datang ke kantor Imigrasi meminta pihak Imigrasi untuk memperkat datangnya para tenaga kerja asing yang masuk ke Batam.

“Pihak Polres yang menganjurkan datang kesini pak, coba ajak diskusi baik-baik pak tapi dari pihak Imigrasi sendiri tidak ada pak,Kami telah tiga kali memasukan Surat ke kantor Imigrasi, akan tetapi surat kami seperti tidak dianggap pak, kami mahasiswa kami juga masyarakat, dan  kedepan ini kami akan datang lagi pak dan kami akan menyampaikan ke bapak presiden Joko Widodo saat meresmikan jembatan layang – layang, terima kasih pak, “Ucap Salah seorang Mahasiswa Unrika Fakultas Hukum dalam orasinya.

Menurut Kabid Humas Kantor Imigrasi mengatakan akan berdiskusi kepada para pewakilan sekitar 8 orang pada saat demo berikutnya.

“Kita akan ajak sekitar 8 orang pewakilan mahasiswa untuk berdiskusi pada demo berikutnya, karena kita tidak main –  main dalam menangani masalah tenaga kerja asing, saya terima kasih kepada rekan – rekan mahasiswa telah datang, yang anggap aksi ini adalah aksi demo, “Tutur Iswanto.

“Para adek – adek ini menyampaikan beberapa hal saja, bukan demo besar masalah pengawasan Imigrasi, masalah hotel kolekta juga masalah TKI nomor 11 juga. Kita juga telah melakukan, tapi ingat presiden kita mengatakan bangsa ini juga digerakan dengan aksi seperti pariwisata, maka 2 pisau ini harus dijaga, satu sisi kita digerakkan dengan aksi pariwisata satu sisi kita melakukan pengawasan sudah kita lakukan, pengawasan dengan koordinasi dengan instansi terkait, kita telah bentuk kompera kita bentuk Kominda itu bentuk dari pengawasan kita, ini mungkin ada celah –  cela yang belum diawasi adek- adek mahasiswa, kita kerja bukan seperti mie instan masak langsung jadi. Ini bertahap, “Ujar Iswanto, saat di konfirmasi media.

BACA JUGA   Ali Ibrahim Siap Pasarkan Minyak Atsiri Asal Tidore ke Pasar Internasional

Para Mahasiswa masih menilai pengawasan Imigrasi masih belum maksimal. “Disini kami menekankan bahwa pengawasan mereka belum maksimal, okelah ada pembentukan tim pengawas tapi kalau tidak berjalan sama juga bohong gitu, maka kita terjun langsung kelapangan, “kata salah satu mahasiswa. (zul/ak)

Topik Berita